Modul sistem menyediakan standar bagi keseluruhan sistem untuk menjalankan tugas cron pada waktu tertentu, menyimpan (cache) halaman untuk meningkatkan efisiensi, dan menjalankan tugas dasar lainnya. Modul ini juga menjaga sejumlah preferensi atau konfigurasi yang anda buat sehingga sistem berjalan seperti yang anda inginkan.
Beberapa modul Drupal memerlukan perintah yang terjadwal secara rutin. Modul statistik secara rutin membersihkan file log. Modul agregator secara rutin meng-update pasokan. Ping secara rutin mengirim notifikasi atas update di situs anda. Modul pencarian secara rutin mengindeks isi situs anda. Semua ini bergantung pada cron.
Cron bukan merupakan bagian sistem Drupal, ini adalah sistem penjadwalan pengerjaan tugas yang berada di server dan mengirim perintah untuk menjalankan tugas (disebut "tugas cron") pada waktu yang anda tentukan. Tugas tersebut bisa dijadwalkan untuk dijalankan secara harian, mingguan, tiap jam atau interval lain yang anda inginkan.
Yang perlu anda lakukan adalah menjadwalkan "tugas cron" dengan browser yang ada dalam server untuk secara rutin mengunjungi halaman "cron" situs anda. Misalnya, jika situs anda adalah www.situsanda.com maka halaman cron anda adalah http://www.situsanda.com/cron.php (halaman ini otomatis dibuat saat anda menginstal Drupal). Kunjungan rutin ke halaman cron ini akan menjaga situs anda tetap berjalan dengan baik.
Pada situs pribadi yang biasa saja, yang tidak berisi banyak konten atau pengisian konten relatif sedikit, mungkin anda cukup menyiapkan cron untuk dijalankan sekali dalam sehari. Tetapi pada situs yang aktif, mungkin anda perlu membuatnya lebih sering, beberapa jam sekali atau bahkan tiap jam.
Pada Linux atau Unix anda bisa menjalankan tugas cron ini dengan perintah yang disebut "crontab". Penyiapan tugas ini biasanya dipermudah dengan program pembantu yang disediakan hosting anda seperti cPanel® atau yang lainnya.
Untuk panduan lebih jauh tentang cron ini, silakan kunjungi halaman konfigurasi tugas cron (atau jika situs anda menggunakan sistem operasi Windows, konfigurasi tugas cron pada Windows). Hosting anda juga mungkin bisa membantu anda dalam hal ini.
Mekanisme caching modul sistem menyimpan halaman yang dibuat secara dinamis dalam sebuah cache (tembolok, atau bisa juga disebut gudang sementara), untuk kemudian digunakan kembali jika anda yang menginginkan. Halaman dalam situs anda ini dibuat dari sekumpulan elemen yang digabungkan bersama dari berbaga bagian dalam database secara langsung (on the fly) saat ada yang mengakses, bukan merupakan teks atau gambar yang statis dan tidak berubah. Halaman inilah yang disebut "dibuat secara dinamis".
Dengan membuat cache pada halaman tersebut, modul sistem membuat halaman yang sudah dibuat tadi selalu siap untuk ditampilkan kembali, tidak lagi membangun ulang semua elemen yang dibutuhkan saat ada yang mengaksesnya. Dengan begini, menampilkan halaman hanya memerlukan satu kueri database, tidak seperti membangun ulang halaman yang memerlukan banyak kueri. Kueri database ini membutuhkan waktu dan tenaga sistem, sehingga mekanisme cache meringankan beban ini, dan situs anda bisa merespon permintaan lebih cepat.
Hanya halaman yang diakses oleh pengunjung anonim yang bisa di-cache. Untuk mengurangi beban server dan menghemat bandwidth, modul sistem menyimpan dan mengirim cache dalam format yang dipadatkan (terkompres).
Anda bisa:
-
menjalankan tugas cron secara manual lewat halaman cron situs anda.
-
membaca lebih lanjut tentang konfigurasi tugas cron.
-
mengatur konfigurasi cache lewat kelola -> konfigurasi situs -> kinerja. (Administer>site configuration>performance)
Sumber: http://drupal.org/handbook/modules/system